Pembaruan Terkini Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • warto 7:34 am on 8 May 2012 Permalink | Balas  

    Twitter jadi ajang penyebaran sampah hashtag? 

    Ternyata tidak semua orang merasa senang dengan hashtag yang sering muncul dan menjadi trending topic di Twitter setiap hari. Banyak juga pengguna Twitter yang merasa jengkel dan marah akan munculnya boom twit di Twitter yang ditulis oleh para alayist atau para alay atau kependekan dari kata anak lebay tersebut kemudian diikuti oleh pengguna Twitter lainnya yang kemungkinan kebanyakan dari mereka juga termasuk golongan alay.

    Trending topic Twitter hari ini bertuliskan seputar masalah tersebut. Dengan hashtag #topmostannoyingfollowers, banyak pengguna Twitter lain yang ikut meramaikan serta menuliskan topik-topik apa saja yang sering menghiasi kolom sebelah kiri di Twitter sebagai perujuk trending topic pada satu hari.

    Seperti yang termuat dalam Inagist.com, kebanyakan para pengguna Twitter yang mengikuti hashtag #topmostannoyingfollowers menuliskan bahwa mereka terganggu sekaligus bosan dengan sering munculnya hashtag mengenai Justin Bieber, Belieber, Directioners, Lady Gaga, Monsters, dan masih banyak lainnya.

    Tidak hanya itu saja, kebanyakan pengguna Twitter yang mengikuti hashtag tersebut menyatakan bahwa sang pembuat account bukanlah selebritis asli alias seseorang yang sengaja ingin nebeng ketenaran untuk mendapatkan follower banyak dalam waktu singkat.

    Apabila hashtag tersebut memang benar mengecewakan, membosankan, mengganggu, dan benar-benar dibuat oleh para alayist, apakah lama-kelamaan Twitter akan menjadi situs jejaring sosial untuk menebar ‘sampah’? Ataukah juga hashtag #topmostannoyingfollowers dan hashtag yang baru saja muncul dengan nama #JurusanTwitter ini dibuat oleh orang-orang sama yang ingin menciptakan ‘nuansa’ baru? Bagaimana menurut Anda sebagai pengguna Twitter. Apakah hashtaghashtag tersebut mengganggu?

    Sumber: merdeka

     
  • warto 7:15 am on 8 May 2012 Permalink | Balas  

    Sekarang, Anda tidak bisa berkomentar bebas di Facebook 

    Pada bulan Juni 2010 kemarin, Facebook telah menciptakan satu fasilitas yang dapat secara otomatis mendeteksi spam yang dinamakan Facebook Spam Prevention Systems. Diciptakannya fitur baru ini berfungsi untuk mengurangi tingkat spam yang sering berlalu lalang di laman-laman Facebook.

    Spam yang kerap kali muncul tersebut tidak hanya berupa permintaan game, chip, aplikasi, atau lainnya, namun terkadang permintaan pertemanan juga sering terjadi. Oleh karenanya, menurut Blog.Facebook.com yang diterbitkan pada tanggal 29 Juni 2010 kemarin, mengatakan bahwa Facebook berupaya untuk lebih melindungi para penggunanya dari spam.

    Namun, karena ‘terlalu sensitif’, fitur pendeteksi spam tersebut tidak lagi hanya memblokir spam-spam berupa ajakan dan permintaan saja, lebih dari itu, fitur ini juga memblokir semua komentar dan status dan memberikan banned terhadap account seseorang yang telah menuliskan kata-kata yang kurang sesuai untuk ditampilkan di halaman publik.

    Dengan terciptanya fitur ini, sampai akhir tahun 2011 kemarin, tercatat sudah lebih dari 1.252 account telah diblokir oleh Facebook karena status dan komentar yang tidak layak. Hal tersebut merupakan salah satu alasan mengapa banyak pengguna Facebook yang mulai berekspansi dari Facebook ke Google+.

    Walaupun mendapatkan banyak laporan serta protes dari penggunanya, Facebook dan teamnya tetap melanjutkan program ini dan terus mengembangkan fitur tersebut menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Seperti yang dituliskan Techcrunch.com, fitur untuk memberikan atmosphere nyaman dan bersih untuk para penggunanya, Facebook tidak lagi bermain-main dan bersikap ‘lunak’. Mereka, tanpa kompromi akan melakukan status blocking, comment blocking, dan banned, terhadap setiap penggunanya yang kedapatan menuliskan status atau komentar yang tidak layak dipublikasikan.

    facebook
    Akhirnya, pada tanggal (06/05) kemarin, Facebook mengeluarkan statement untuk menjelaskan fitur mereka tersebut. Seperti yang dituliskan oleh Zdnet.com, facebook mengatakan, “Untuk melindungi jutaan pengguna Facebook yang terkoneksi dan sharing sesuatu di situs ini (Facebook) setiap hari, oleh karena itu, kita menciptakan sistem yang secara otomatis dapat mendeteksi dan memblokir semua tindakan yang tidak menyenangkan dan menimbulkan serangan seperti spam atau malware. Program ini memang masih belum sepenuhnya sempurna, namun kita akan terus mempelajari dari feedback yang dikirimkan kepada kami.”

    Apabila dengan diciptakannya fitur baru yang menurut mereka dan beberapa pengguna lainnya adalah bagus namun tidak bagi sebagian orang lainnya, maka dapat dikatakan hal ini adalah boomerang untuk Facebook sendiri di kemudian hari. Menurut Anda, apakah fitur pencegah spam dan status atau komentar yang tidak senonoh perlu didukung? Atau fitur tersebut malah melukai tingkat kebebasan berekspresi? Share your opinions.

    Sumber: merdeka

     
  • warto 7:12 am on 8 May 2012 Permalink | Balas  

    American Idol versi online 

    Tidak bisa masuk di penjurian tingkat nasional atau di acara penggalian bakat yang sekarang lagi trend di televisi? Ingin menjadi terkenal dan menjadi bintang yang dipuja banyak penggemar, namun tidak mengerti bagaimana caranya dan bagaimana memulainya? Gampang, coba daftar di FameMe.com.

    Penemu FameMe Brett Marl terinspirasi dengan acara American Idol yang sangat populer di Amerika Serikat. Terbukti bahwa American Idol sampai sekarang telah banyak mencetak bintang atau penyanyi dan banyak juga dari mereka yang telah diajak bergabung dengan perusahaan rekaman terkenal.

    Menurut Killerstartups.com, FameMe adalah tempat untuk menampung orang-orang yang mempunyai bakat dan minat dalam bidang musik. Marl beserta teamnya ingin membantu orang-orang yang mempunyai talenta dalam bidang musik untuk mendapatkan audience sebanyak-banyaknya.

    Untuk merealisasikan hal tersebut, FameMe menggunakan jasa Facebook dan YouTube dalam hal promosi. Cara kerja dari FameMe ini juga cukup sederhana, situs ini memakai sistem yang digunakan oleh American Idol dalam hal penjurian.

    Artinya, setiap orang atau member dari FameMe dapat memberikan penilaian terhadap penampilan seseorang dari mana saja. Dari rumah, kampus, atau juga dari taman. Startup yang baru dirilis empat bulan lalu tersebut hanya memiliki satu halaman utama dengan background seseorang yang sedang bernyanyi.

    Di halaman pertama tersebut terdapat satu tombol besar yang dapat membawa Anda ke halaman berikutnya yang berisi kontestan-kontestan yang sudah terlebih dahulu bergabung. Namun, dikarenakan masih versi beta, maka FameMe masih terkesan belum menambahkan fitur-fitur lain yang dapat mempermudah penggunanya untuk explore setiap halaman yang ada.

    Sumber: merdeka

     
  • warto 7:09 am on 8 May 2012 Permalink | Balas  

    Ratusan warga tertipu kupon sembako gratis Foke 

    Menjelang pelaksanaan Pilgub DKI, kampanye hitam mulai marak. Kali ini giliran Gubernur DKI Fauzi Bowo yang menjadi korban. Ratusan warga mendatangi kediaman calon yang diusung Partai Demokrat itu. Mereka menagih sembako gratis yang dijanjikan dalam kupon.

    Kediaman Foke di Jalan Teuku Umar No 24 Menteng, Jakarta Pusat mulai didatangi warga dari lima wilayah secara bergelombang. Namun mereka harus gigit jari, ternyata kupon itu hanya akal-akalan pihak tak bertanggung jawab.

    Kupon yang diterima warga itu berwarna biru. Di sisi kiri terdapat gambar Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli dengan slogan Jakarta maju terus. Dalam kupon tersebut tertulis Foke peduli rakyat. Kupon sembako gratis bertuliskan huruf besar, yakni hari Selasa 8 Mei 2012 pukul 12.00 WIB dicantumkan alamat rumah di Teuku Umar, No 24 Menteng.

    Warga yang datang adalah bapak-bapak, ibu-ibu bersama anaknya. Setelah mendengar penjelasan akhirnya mereka dipulangkan dengan diangkut mobil Satpol PP.

    Camat Menteng, Bondan mengatakan, warga mengaku kupon tersebut dibagikan laki-laki bersafari yang datang rumah ke rumah. Namun dia tidak mendapat informasi mengenai identitas orang-orang tersebut.

    “Ini kampanye hitam, tidak sehat. Kasihan rakyat sudah mengeluarkan ongkos, ditipu. Nampaknya mereka sudah terorganisir, sudah serempak,” kata Bondan kepada wartawan, di lokasi, Selasa (8/5).

    Pantauan merdeka.com, hingga pukul 13.15 WIB, sekitar 15 polisi, 30 Satpol PP dan belasan Pemuda Pancasila masih berjaga di kediaman Foke.

    Sumber: merdeka

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal